Langsung ke konten utama

Best Mom Award

For all the things I didn't say,
About how I felt along the way--
For the love you gave and the work you've done,
Here's appreciation from your admiring son.
You cared for me as a little tot,
When all I did was cry a lot,
And as I grew your work did too--
I ran and fell and got black and blue.
I grew some more and it didn't stop;
Now you had to become a cop,
To worry about mistakes I'd make;
You kept me in line for my own sake.
I got older, and the story repeated;
You were always there whenever I needed.
You guided me and wished me the best,
I became wiser and knew I was blessed.
So, for all the times I didn't say,
The love I felt for you each day,
Mom, read this so you can always see
Just how much you mean to me.
Mom, Thanks for everything!
By Karl Fuchs

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tulis Bebas tentang "Pandangan Mata"

Oleh: Hanif Fakhrunnisa Pandangan mata ibarat anak panah yang mampu menusuk hati. Bagaimana tidak, seorang alim nan masyhur hafalannya rontok hanya karena tertarik melihat seorang wanita. Kemudian ia beristigfar karena kelalaiannya. Astagfirullah. Telah sampaikah kepada kita, cerita nan penuh faidah tentang seorang alim yang terpikat pada mata seorang muslimah pemakai cadar. Lalu sang alim mengikuti wanita tersebut, hingga pada suatu tempat, wanita itu bertanya, "Mengapa kau mengikutiku?" Sang alim menjawab, "Aku tertarik pada matamu." Kemudian wanita itu menyuruh sang alim menunggu sebentar. Apa yang terjadi selanjutnya? Seorang pelayan perempuan keluar dengan membawa mangkuk. Terkejutlah hati sang alim, karena mangkuk tersebut berisi sepasang masta milik wanita tadi. Astagfirullah. Menyesal sudah sang alim. Tak sanggup ia berkata. Ia meminta maaf berkali-kali, namun tiada guna. Bagaimana sang wanita? Beberapa saat kemudian wanita terseb...