Langsung ke konten utama

Curhat: Tiba-Tiba Patah Hati

Bismillahirrahmanirrahim

Sebut saja namanya Fulanah, 20 +++ tahun. Awal tahun ini ada seorang ikhwan yang mengajaknya ta'aruf. Berada di universitas yang sama, berbeda angkatan. Bertemu di facebook (sedih), karena mutual friend yang banyak.

Namun karena tugas akhir masih menjadi bebannya, fulanah tidak begitu menanggapi alan. Bahkan tukar biodata pun belum sempat dilakukan. Hingga beberapa pekan, akhirnya alan menyadari sebuah kesalahan dan memilih mundur. Cerita selesai sementara.

Suatu ketika, di penghujung tahun yang sama, ada sebuah pesan dari Alan untuk fulanah. Apa? Sebuah undangan pernikahan alan dengan alanah.

Sedikit terkejut, karena ternyata undangan tersebut membuat hati fulanah sakit. Hehehhe
*biasa apa nggak sih kayak gitu? : )

Parahnya, seolah fulanah menikmati sakitnya. Menikmati kepedihannya. Ya, dia hampir menangis. *hampir kok hampir

Lebih jauh dari solusi, fulanah curhat di bbm.. hehhehe
Pake kode doang sih. Tapi tentu saja tema-teman fulanah paham maksudnya.

Beberapa jam kemudian, fulanah bangkit mengambil air wudhu. Dilanjutkan sholat dua rekaat. Setelah itu, fulanah adukan cerita semuanya kepada As-Sami' .

Apa yang terjadi selanjutnya?

Tabaaraka ar-Rahman,
Sakit hati fulanah hilang. Fulanah sanggup mengikhlaskan alan, yang mungkin bukan jodohnya. *aqad belum terucap sih.

Alhamdulillah

Faedah:

1. Sakit hati boleh jadi sebuah kelaziman, namun berlama-lama dengan sakit tersebut bukanlah sikap terpuji

2. Move on lah dari masa lalu !

3. Jangan mengeluh pada makhluk, sekalipun benda mati.

4. Adukan langsung sakitmu kepada Yang Maha Mendengar, kau takkan pernah kecewa

5. Hiburlah dirimu dengan Asy-Syifaa Al-Quraan , di sana ada obaf segala penyakit. Tentram hatu dengannya

6. Sebanyak apapun motivasi dari ustadz atau motivator, gak ngaruh kalau diri sendiri gak move on. Gak ngaruh kalau no 1-5 ada yang kelewar.

7. Dalam hal ini, yakinilah camkan hatimu bahwa jodohmu telah ada. Jemputlah dengan cara terbaik yang kau bisa

8. Jangan lupa berdoa meminta jodoh dan keturunan yang baik. Doa doa doa terus..

4.37 am
8 Shafar 1437 H
Hanif Fakhrunnisa


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tulis Bebas tentang "Pandangan Mata"

Oleh: Hanif Fakhrunnisa Pandangan mata ibarat anak panah yang mampu menusuk hati. Bagaimana tidak, seorang alim nan masyhur hafalannya rontok hanya karena tertarik melihat seorang wanita. Kemudian ia beristigfar karena kelalaiannya. Astagfirullah. Telah sampaikah kepada kita, cerita nan penuh faidah tentang seorang alim yang terpikat pada mata seorang muslimah pemakai cadar. Lalu sang alim mengikuti wanita tersebut, hingga pada suatu tempat, wanita itu bertanya, "Mengapa kau mengikutiku?" Sang alim menjawab, "Aku tertarik pada matamu." Kemudian wanita itu menyuruh sang alim menunggu sebentar. Apa yang terjadi selanjutnya? Seorang pelayan perempuan keluar dengan membawa mangkuk. Terkejutlah hati sang alim, karena mangkuk tersebut berisi sepasang masta milik wanita tadi. Astagfirullah. Menyesal sudah sang alim. Tak sanggup ia berkata. Ia meminta maaf berkali-kali, namun tiada guna. Bagaimana sang wanita? Beberapa saat kemudian wanita terseb...